Dioda
A.
Pengertian Dioda
Dioda adalah suatu komponen elektronika aktif pada rangkaian elektronika yang kerap digunakan untuk menyearahkan arus listrik . Dioda berasal dari kata “di-oda” yang memiliki arti (tersusun oleh) dua elektroda yaitu anoda (P) di sisi positif dan katoda (N) di sisi negatif. Dioda terbuat darai bahan semikonduktor seperti silikon dan germanium agar kinerja dari dioda listrik dapat maksimal.
(Sumber : https://www.kelasplc.com/pengertian-dioda-dan-jenisnya/)
B.
Sifat dan Karakteristik Dioda
Sifat
dioda yaitu dioda dapat menghantarkan arus listrik pada bias maju (forward
bias) dan menghambat arus listrik pada bias mundur (reverse bias).
a. Forward
Bias (Bias Maju)
Dioda sedang dibias
dengan tegangan maju apabila anoda tersambung dengan kutub positif dari baterai
serta katoda tersambung dengan kutub negatif dari baterai. Pada saat bias maju,
di daerah junction akan terjadi perpindahan sejumlah elektron dari bahan N
menuju hole yang ada pada bahan P yang artinya arus listrik dari sumber
tegangan terus mengalir di dioda. Sehingga dioda berperan sebagai konduktor.
(Sumber : https://repository.unikom.ac.id/34247/1/dioda.pdf)
b. Reverse
Bias (Bias Mundur)
Dioda sedang dibias dengan tegangan mundur
apabila anoda disambungkan dengan kutub negatif dan katoda disambungkan dengan
kutub positif dari baterai. Pada saat bias mundur, bahan P tidak bisa melewati
junction karena mendapat polaritas negatif dari sumber tegangan yang artinya
arus listrik dari sumber tegangan tidak akan mengalir di dioda. Sehingga dioda
berperan sebagai isolator.
(Sumber : https://repository.unikom.ac.id/34247/1/dioda.pdf)
Berikut
merupakan kurva karakteristik dioda :
(Sumber : https://nulis-ilmu.com/karakteristik-dioda/)
C.
Fungsi Dioda
Dioda
memiliki fungsi dapat menghantarkan arus listrik ke satu arah dan dapat
menghambat arus listrik. Selain itu, fungsi dioda dalam rangkaian elektronika
yaitu :
1. Dioda
berfungsi sebagai penyearah, dimana dioda dapat mengubah arus AC menjadi arus
DC.
2. Dioda
berfungsi sebagai saklar, dimana dioda dapat mengubah keadaan ketika bias maju
dan mundur.
3. Dioda
sebagai sumber relay AC, ketika dioda digunakan sebagai proteksi induksi pada
rangkaian relay.
4. Dioda
sebagai pelindung input terbalik arus DC.
5. Dioda
sebagai perlindungan tegangan berlebih.
6. Dioda
sebagai clamper.
7. Dioda
sebagai sensor panas pada amplifier.
D.
Jenis Dioda
Dioda
terdiri dari berbagai macam jenis, berikut merupakan jenis-jenis dari dioda :
-
Dioda Penyearah
Dioda penyearah atau yang disebut dengan
PN Junction Diode adalah dioda yang paling sering ditemui pada rangkaian
elektronika, terutama pada rangkaian frekuensi radio dan rangkaian power supply.
Dioda ini digunakan sebagai penyearah pada power supply.
-
Dioda bridge
Dioda bridge adalah diode yang terdiri
dari 4 dioda penyearah yang disatukan menjadi satu komponen untuk menyearahkan satu
gelombang penuh. Dioda bridge memiliki empat buah terminal yakni dua terminal
sebagai input sumber listrik AC dan dua terminal output DC dengan polaritas positif
dan negatif.
-
Dioda Zener
Dioda Zener adalah diode yang mempunyai
peran aktif dalam menstabilkan tegangan pada power supply. Dioda Zener dipasang
dengan kondisi bias mundur pada rangakaian elektronika dan dapat melewatkan
arus listrik apabila tegangan mencapai titik breakdown-nya.
-
Light Emitting Diode (LED)
Dioda LED atau Light Emitting Diode merupakan
jenis dioda yang dapat memancarkan cahaya monokromatik ketika dipasang secara
bias maju. LED sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari misalnya LED pada
lampu rumah, lampu indikator pada barang elektronik dan pada TV.
-
Dioda Foto
Dioda foto adalah jenis diods yang digunakan
sebagai sensor untuk mengubah energi cahaya menjadi energi listrik melalui kedua
elektrodanya. Dioda foto dapat ditemukan pada kamera, scanner barcode, dan
peralatan medis.
-
Dioda Laser
Dioda laser atau Laser Diode adalah salah jenis
dioda yang dapat menghasilkan radiasi atau cahaya koheren yang mampu dilihat
oleh mata dan spektrum infrared ketika dialiri arus listrik. Dioda laser digunakan pada perangkat audio
maupun video seperti DVD Player dan Blueray, scanner barcode, dan printer
laser.
-
Dioda Varaktor
Dioda varactor adalah jenis dioda dengan
sambungan P-N yang memiliki rancangan khhusus sehingga memiliki sifat
kapasitansi ketika dipasang secara bias mundur. Dioda varaoktor digunakan pada
rangkaian yang berkaitan dengan frekuensi seperti osilator, TV Tuner, dan Radio
Tuner.
-
Dioda Tunnel
Dioda Tunnel atau Dioda Terowongan adalah
jenis dioda yang digunakan dalam aplikasi frekuensi tinggi. Dioda tunnel
memiliki kecepatan tinggi yang dipakai dalam rangkaian gelombang mikro. Dioda
tunnel digunakan pada perangkat osiloskop, oven microwave frekuensi gelombang
mikro, dan televisi.
-
Dioda Schottky
Dioda Schottky adalah jenis dioda yang memiliki
tegangan maju lebih rendah dibandingkan dengan dioda normal pada umumnya. Pada
arus rendah, tegangan drop dapat berkisar antara 0.15V hingga 0,4V. Dioda Schottky
digunakan pada aplikasi rectifier, clamping, dan juga aplikasi RF.
Referensi :
https://www.gesainstech.com/2022/01/pengertian-dioda-fungsi-jenis-cara-kerja-rangkaian-dioda-cara-menghitung.html
https://teknikelektronika.com/jenis-jenis-dioda-diode-pengertian-dioda/
https://www.kelasplc.com/pengertian-dioda-dan-jenisnya/
https://wikielektronika.com/dioda-adalah/2/
http://elektronika-kelistrikan.blogspot.com/2018/07/pengertian-dioda.html




